Ncut's posts with tag: musik

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag musik
EventWE ARE POP! VOL. 4Mar 18, '08 8:12 AM
for everyone
Start:     Mar 23, '08 3:00p
Location:     Hey Folks! Yard Jalan Bumi no. 17 Mayestik, Jakarta Selatan
We Are Pop!

Vol. 4

DETAILS!



Minggu, 23 Maret 2008

15.00 – Selesai



Hey Folks! Yard

Jalan Bumi no. 17

Mayestik, Jakarta Selatan





Ini adalah edisi keempat seri pertunjukan sederhana bertajuk We Are Pop!. We Are Pop! adalah seri pertunjukan nirlaba yang digagas oleh kolektif Ballads of the Cliché di mana masing-masing band, penonton, dan penyelenggara tidak mendapatkan keuntungan finansial. Seri ini berusaha terus meneruskan semangat memainkan pertunjukan berskala kecil yang mengutamakan kesenangan yang dibagi rata antara mereka yang menonton dan mereka yang bermain.



Untuk informasi dasar tentang We Are Pop! bisa melihat link di bawah ini:

http://pelukislangit.multiply.com/journal/item/673/F.A.Q._About_We_Are_Pop_Vol._2



Di situ bisa dilihat bagaimana menjangkau venue pertunjukan, apa yang harus dilakukan oleh penonton dan lain sebagainya.



Dan di bawah ini, ada sekelumit profil singkat tentang band-band yang akan bermain di We Are Pop! Vol. 4 akhir pekan ini.





1900 Yesterday

1900 Yesterday masuk di kompilasi milik Fruit Records Singapura dengan lagu mereka yang berjudul Oh.. Apa Yang Akan Terjadi. Musik sederhana mereka membuat kami punya alasan untuk memasukkan mereka sebagai salah satu line up We Are Pop! Vol. 4 ini.



Informasi lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://www.myspace.com/1900yesterday





Annemarie

Selepas formasi mereka berganti, band ini tidak begitu sering memainkan pertunjukan mereka. Album ABC on TV yang mereka hasilkan membawa impresi yang cukup mencengangkan. Penampilan mereka di We Are Pop! Vol. 4 kali ini menebus batalnya mereka tampil di We Are Pop! Vol. 1 satu tahun yang lalu.



Info lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://www.myspace.com/annemarietheband2





Arcade Playmate

Di formasi awal mereka, pemain kibor Ballads of the Cliché, Arafino Zaini, pernah mengisi keyboard di band ini. Begitu juga dengan Zulner Nouradinne, gitaris Sweaters. Keduanya memutuskan untuk bergabung dengan band ini dengan alasan menyalurkan hasrat mereka terhadap musik 80an. Lalu, keduanya memutuskan untuk berkonsentrasi pada band masing-masing. Tosynth, satu-satunya personil yang tersisa, memutuskan untuk melanjutkan Arcade Playmate. Ia merekrut beberapa teman untuk membawa Arcade Playmate menjadi seperti ini. Oh ya, Tosynth adalah orang yang meremix lagu French Riviera milik Ballads of the Cliché yang terdapat pada EP Love Parade. Saat ini mereka sedang mempersiapkan sebuah EP.



Informasi lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://www.myspace.com/thearcadeplaymate







Monday Math Class

Monday Math Class adalah Ario dan Prisci. Band ini dibentuk pada akhir tahun 2006. Namun, penampilan mereka di We Are Pop! Vol. 4 adalah penampilan live pertama mereka sepanjang karirnya. Musik powerpop yang mereka mainkan sangat menarik. Membuat kami merasa perlu menampilkan mereka untuk menjadi salah satu pengisi acara. Pada kesempatan kali ini pun, mereka mulai menjual EP mereka untuk pertama kali. Jangan lewatkan penampilan band ini!



Informasi lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://www.myspace.com/timeapart

mondaymathclass@yahoo.com





The Fake

The Fake adalah proyek sampingan gitaris Ballads of the Cliché, Frederick Tobing. Kental terpengaruh oleh Trembling Blue Stars dan Blueboy. Band ini terakhir kali bermain sewaktu Ballads of the Cliché memainkan tur Singapura mereka tahun lalu. Sepertinya sudah cukup lama tidak menyaksikan band ini bermain, jadi kami memutuskan untuk membiarkan band ini bermain ketimbang memainkan lagi Ballads of the Cliché. Ya, siapkan tisu untuk menyaksikan Frederick Tobing bernyanyi. Dan ya, dia juga adalah model materi promosi We Are Pop! kali ini.



Informasi lebih lanjut, silakan kontak ke:

ilovethefake@yahoo.com

erick@balladsofthecliche.com





Twisterella

Sejak penampilan mencengangkan mereka ketika membuka konser Astrolab beberapa waktu lalu, kami selalu ingin melihat mereka bermain di halaman kecil kami di Mayestik. Twisterella adalah energi yang entah kenapa baru ditemukan bertahun-tahun setelah masa keemasan berlalu. Sisi positif yang tersisa, mendengarkan lagu-lagu mereka selalu menjadi kenikmatan tersendiri. Silakan unduh lagu mereka di bawah ini untuk pemanasan sebelum menyaksikan mereka bermain langsung.



Informasi lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://www.myspace.com/twisterellapop





Sugarspin

Sugarspin adalah suami istri Zara-Dimas, Acum, Tania, dan Ichsan. Zara dan Tania bermain untuk Clover, band indiepop yang kesemuanya perempuan yang berasal dari Jakarta. Acum adalah vokalis band indiepop Bangkutaman. Ichsan adalah gitaris Dzeek. Sementara Dimas meninggalkan Souljah beberapa tahun yang lalu. Bisa dibayangkan?



Informasi lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://sugarspin.multiply.com





Zeke and the Popo

Sepertinya seru menyaksikan band ini bermain di panggung kecil kami di Mayestik. Bandnya ingin bermain, kami bisa menyediakan ruang, terjadilah kesepakatan.



Informasi lebih lanjut, silakan masuk ke:

http://www.myspace.com/zatpp





Pastikan anda datang akhir pekan ini. Karena ini acara gratis, jangan lupa bawa uang lebih untuk membeli rekaman dan merchandise band-band yang bermain di acara ini. Ada pula kaos We Are Pop! Vol. 4 dalam jumlah terbatas. Dengan begitu, anda membuat band-band ini tetap bertahan membagi energi dan memainkan musik.



Sampai jumpa! Tolong sebarluaskan berita ini. Terima kasih banyak. (pelukislangit)



RUNDOWN


16.00 – 16.30 Sugarspin
16.30 – 17.00 Twisterella
17.00 – 17.30 Monday Math Class
17.30 – 18.00 Arcade Playmate
18.00 – 18.30 Break Maghrib
18.30 – 19.00 1900 Yesterday
19.00 – 19.30 The Fake
19.30 – 20.00 Annemarie
20.00 – 20.30 Zeke and the Popo


Tadi malam pukul 21.33 saya menerima sebuah sms dari teman saya yang sedang berada di konser Beside, sebuah band underground yang sedang launching album di AACC Bandung,
isi sms tersebut adalah ; "Kaunching beside !! Nu maot duaan!! Rusuh edan !! (Launching beside !! yang meninggal 2 orang !! rusuh banget !!) sebuah pesen yang sangat singak dengan kesalah penulisan, mungkin karena ribet yaa,,,,,

Ketika itu sy sedang berada di sebuah warung kopi "gembul" di ciumbuleuit selepas menyaksikan "Secret show" nya mocca bersama Ratna, Ranti dan Dea.. Seketika Si Ratna langusng mencoba menghubungi rekan ny yg sedang meliput di tkp,,

Setelah pulang barulah mendapat kejelasan dari blog dan email adib hidayat, bahwa ternyata 9 orang tewas.. gila! saya bilang,,,,

Tiba2 mendapat tambahan kabar bahwa korban bertambah 2 orang menjadi 11 orang,,, dan pagi ini mendapat kejelasan lagi bahwa korban meninggal dunia adalah 10 orang, 9 orang laki2 dan 1 orang wanita,,

Seorang teman pun baru memberi kabar bahwa ia baru pulang dari polwil jam3 pagi untuk diminta keterangan.. dan memberikan pesan singkat melalui SMS ,,,
"Chaoslah.sejarah.anak2 smwa trmsk brdk ujungberung kooperatif weh saling ngeCover.kasian panitia"

yup, bener salng ngecover,, kejadian ini bsa ngerembet ke beberapa arah,, dan pemerintah mungkin akan memberikan feedback atas kejadian ini,, huffff,,,,

Atas nama pribadi dan keluarga besar Maritime Records, saya mengucapkan bela sungkawa yang sebesar2nya atas kejadian ini, semoga arwahnya diterima disisi-Nya. dan semoga hal ini menjadi pelajaran dan memberikan hikmah bagi komunitas secara khusus dan secara umum, amin..

www.myspace.com/besidemetal



Semua dimulai dengan perintah, "kumpul di Cimuncang",

Ngaret ngga nih? ya g usah diceritain klo yg ini, kalian udah bisa tebak hehehe,,,,,,

Akhirnya kita bergegas untuk berangkat dan bersiap untuk mnaiki kendaraan kami yang akan membawa sampai jakarta hingga pulang ke Bandung, kendaraan ini saya namakan "The Bus Thread Saga"....

Belokan pertama, anak2 sudah mulai ritual dengan membuka bekal, yaitu minuman traditional dari sebelah timur pulau jawa yang terkenal dan bunyak turis nya dan pernah ada kasus pemboman.. Setelah itu saya rasa jalanan terus lurus terus hingga jakarta, tidak ada yang spesial kecuali istirahat di cikampek untuk buang air kecil (anak menambah proses ritual dengan membuka botol hijau), dan saya merasa di rampok karena membeli masakan padang seharga masakan eropa di restoran elit..

Sebuah hal yang biasa saat tiba di jakarta, yaitu dengan ketegangan dan perdebatan masalah jalan, maksudnya arah jalan,, Hahahaha,, supirnya juga g apal jalan !!

Akhirnya tiba di Aksara dan SALUTE Buat supir bus Skill abeeeezzzzz....

Ya akhirnya kegiatn di sana berlangusng, dimulai dari check sound hingga penampilan dari Astrolab berjalan lancar tanpa hambatan mematikan...

Semua selesai dan akhirnya pulang, dengan ritual puncak,, yoo MARIMAS !!


Astrolab SHOWCASE debut album

Pada akhir November 2007 lalu,  Maritime Records merilis album perdana Astrolab (www.myspace.com/astrolab8) , sebuah band indiepop asal Bandung. “The Blue Thread Saga” adalah judul dari album pertama yang dirilis oleh mereka.

 

Seorang teman yang biasa memutar podcastnya di Inggris, yaitu Dan dari indiepopradio.uk, mengatakan “Astrolab adalah band indiepop baru yang sangat unggul di eranya...”,. Sementara dari beberapa blog pribadi di Eropa dan di Amerika, mereka di juluki sebagai “the most Sarahesque Indonesian band in the world”.

 

Sebuah penghargaan yang luar biasa musik mereka dapat diterima oleh beberapa pencinta musik di mancanegara. Akan tetapi Astrolab sebagai band yang berasal dari Indonesia merasa hal ini sangatlah tidak lengkap jika mereka tidak menunjukan apa yang telah mereka buat kepada tanah air mereka sendiri, yaitu Indonesia.



Astrolab – The Blue Thread Saga (Release Debut Album) adalah sebuah pertunjukan yang dimaksudkan untuk menunjukan apa yang telah mereka buat kepada tanah air mereka sendiri dan merupakan follow up dari keeksisan Astrolab di komunitas musik Indonesia
.

“We never wanted to be proper pop stars, We just wanted to be as big as fantastic something“.

Keith Girdler (1963 – 2007)

Band line up :

19.00 Twisterella ( www.myspace. com/twisterellap op )
19.30 Perfect Angel ( www.myspace. com/perfectangel 154 )
20.00 Ballads of The Cliche (
www.myspace. com/balladsofthe cliches  )
20.30 Astrolab ( www.myspace. com/astrolab8 )


ak.'sa.ra  Bookstore, Jl, Kemang Raya 8B
Jaksel
- Jakarta
11 Januari 2008
19.00 - 22.00


Coming soon !!!
Astrolab SHOWCASE debut album in Bandung on February



ddd
dThumbnaild
ddd
Design by :Yoki

telah di edit karena tambahan band line up

Astrolab, Ballads Of The Cliche dan Twisterella akan mendapatkan teman satu panggung lagi dalam acara ini, yaitu :

Perfect Angel
( www.myspace.com/perfectangel154 )















Perfect Angel began in 2005, and we make our songs together with the same influences and emotion about our pessimistic dreams. We want to create and make a cataclysmic in our music to prove that we have a optimistic dreams. And we'll never surrender about our pessimistic lifes.


Perfect Angel merupakan satu band lagi dari Maritime Records,,, Seperti apa? Lihat saja penampilannya nanti.=)
Tadinya Perfect Angel tidak termasuk dalam line up karena basist mereka akan pergi hari ini, 8 Januari 2008 ke ITALIA untuk bekerja. Akhirnya Perfect Angel pun bisa mensupport acara ini karena bassist mereka mundur tanggal keberangkatannya, "Ya, Aksara akan jadi panggung perpisahan kita dengan Kiki" Ucap teman2...



Perfect Angel Merupakan Band Maritime yang SEGERA meluncurkan album setelah Maritime meluncurkan St Christopher ( www.myspace.com/stchristopheruk ) !

St Christopher sendiri akan dirilis oleh Maritime sesegera mungkin setelah semua persiapan selesai,,,

See you !

Photo AlbumAstrolab SHOWCASE debut album Poster (1 photo)Jan 5, '08 11:44 PM
for everyone

EventAstrolab SHOWCASE Debut AlbumJan 5, '08 11:38 PM
for everyone
Start:     Jan 11, '08 7:00p
Location:     Aksara Bookstore, Jl, Kemang Raya 88 Jaksel
Astrolab – The Blue Thread Saga (Release Debut Album) adalah sebuah pertunjukan yang dimaksudkan untuk menunjukan apa yang telah mereka buat kepada tanah air mereka sendiri dan merupakan follow up dari keeksisan Astrolab di komunitas musik Indonesia.

“We never wanted to be proper pop stars, We just wanted to be as big as fantastic something “.

Keith Girdler (1963 – 2007)

Blog EntryAstrolab SHOWCASE Debut Album (Band line up)Jan 3, '08 7:35 AM
for everyone
Astrolab SHOWCASE Debut Album

Astrolab – The Blue Thread Saga (Release Debut Album) adalah sebuah pertunjukan yang dimaksudkan untuk menunjukan apa yang telah mereka buat kepada tanah air mereka sendiri dan merupakan follow up dari keeksisan Astrolab di komunitas musik Indonesia.

“We never wanted to be proper pop stars, We just wanted to be as big as fantastic something “.
Keith Girdler (1963 – 2007)

Astrolab
www.myspace.com/astrolab8

Prologue

“We never wanted to be proper pop stars, We just wanted to be as big as fantastic something “. Lantunan kalimat yang dikeluarkan oleh Keith Girdler, salah satu personil dari band indiepop Inggris, Blueboy. Kata-kata itu juga yang membuat dan memberikan  semangat kepada Astrolab, bahwa dalam bermusik bukanlah ketenaran sebagai artis yang diutamakan, melainkan membuat karya yang benar-benar berharga dan bermanfaat dalam kehidupan yang utama. Nama Astrolab sendiri diambil dari nama stasiun luar angkasa yang pada akhirnya hancur.

Semua dimulai ketika Dany Badra (voval and guitars) dan Rangga Kuntara (guitars and vocal) memutuskan untuk membentuk Astrolab pada tahun 2003. Mereka pun mengajak teman lama mereka untuk bergabung. Andri Diana (bass), Ibnu Hafidz Alim, (keyboards)dan Reza Rizkika (drums) akhirnya membuat ideal formasi Astrolab pada waktu itu. Namun Reza akhirnya memutuskan untuk keluar dari Astrolab pada awal tahun 2005. Kekosongan itu lalu ditempati oleh Yoki Adhitama, yang membuat sentuhan drum Astrolab semakin elegan. 

Dengan pengaruh besar dari musisi-musisi seperti Blueboy, The Ocean Blue, St. Christopher, The Hit Parade, dan band-band dari Sarah Records, C-81, C-86 serta era New Wave, membuat musik Astrolab terasa sangat berbeda dengan band indie Indonesia lainnya. Hal ini dapat dibuktikan sendiri pada single pertama Astrolab, The Deep Secret Of Clouds  yang terdapat pada kompilasi Single Club #1, yang dirilis Maritime Records.

Nuansa indiepop yang kental pun dapat ditemui pada single First Deep Blue, yang bermaterikan 3 lagu yang dirilis oleh Cloudberry Records (U.S.)



Opening by :

Ballads of the cliche
www.balladsofthecliches.com

Ballads of the Cliché are a folk pop collective based in Jakarta. The band was founded back in 2004 when five old fellas reunited by their common interest in music. The band became an eight-pieced band since 2006, when they decided to make their long-served additional musicians as their permanent member and recorded their long awaited debut album, Evergreen.

So far, the band has released several Eps, one LP, and joined a monumental compilation called OST. Catatan Akhir Sekolah. All of their releases were released by themselves, in a self released way. Meanwhile, the compilation was released by Indonesia’s leading independent recording label, FFWD Records. You can check the full discography below.

Ballads of the Cliché’s music lies between perfect combinations of world’s pop tunes like Belle and Sebastian, Nick Drake, Burt Bacharach and Donovan.

The band is planning a tour in some Indonesia’s big cities in 2008. Stay tune for further details. (pelukislangit)

The Band:
Bobby Alvianto – Vocals, Harmonica
Ninatika Trimurti – Piano, Vocals
Frederick Rheinhard – Electric Guitars
Kurniawan Bambang – Acoustic Guitars, Vocals, Violin
Arafino Zaini – Keyboards, Xylophone, Vocals
Dimas Ario – Bass, Vocals
Zennis Arrochman – Saxophone
Ferry Hardianto – Drums, Percussions

retrieved from :www.myspace.com/balladsofthecliches 


Twisterella (Bdg)
www.myspace.com/twisterellapop

Twisterella merupakan band yang berasal dari Bandung – Jawa Barat Indonesia, dibentuk oleh Arifin Nugraha dan Cheppy Roma Agustiana pada pertengahan juli tahun 2007. Sebelumnya, Afin dan Cheppy mempunyai band yg ber-aliran Post Rock. Mulai pertengahan 2007, mereka berdua berkumpul. Dan seperti biasa mereka merencanakan sebuah pembuatan lagu. Ketika membuat lagu, mereka membuat sebuah lagu tapi berbeda jenis dengan lagu-lagu yang sebelumnya. Kemudian mulailah terpikirkan untuk membuat sebuah band baru, juga karena sebelum membuat bend ber-aliran Post Rock, mereka sudah dari SMU terpengaruh oleh Band-band British Pop seperti Blur, Shed Seven, Cast, The La’s, Ride, The Stone Roses dll. Lagu yang mereka buat tersebut diberi judul Undercontrol. Hari berikutnya, mereka berdua memutuskan untuk tetap bersama dan membuat satu lagu lagi buat band baru mereka Dan dibuatlah satu lagu lagi berjudul Shade.

Pertama band ini diberi nama River oleh Afin, tapi Cheppy kurang setuju, maka dengan pemikiran bersama dipilihlah nama Twisterella yang diambil dari judul lagu sebuah band yang sama-sama mereka sukai. Mulailah Cheppy mengajak Dicky teman satu SMU Cheppy yang juga satu band saat ber-Post Rock ria. Dicky setuju dan segera mengisi posisi bass di band. Afin pun segera mengajak Bonie teman satu band Afin saat SMU. Bonie pun juga setuju dan langsung bergabung untuk mengisi posisi drums di Twisterella. Karena kita juga masih belum biasa dengan satu player gitar,  maka dicarilah satu orang lagi pemain gitar. Dan ketika Twisterella pertama kali manggung dalam acara Creamy Soup tanggal 25 Agustus 2007, Twisterella dibantu oleh Tole, teman satu kampus Afin. Dan pada kedua kalinya Twisterella manggung di Potluck dibantu oleh Rangga Kuntara, gitaris Astrolab dan juga oleh Teguh Indra Putra drummer Perfect Angel. Dan pada awal November, sang drummer hengkang dari band karena pekerjaan.

Twisterella are :

  • Arifin Nugraha (Guitars), ber-usia 22 tahun, pandai bermain gitar, masih kuliah di salah satu Universitas Negeri di Bandung jurusan Seni Musik. Sangat  terpengaruh oleh band-band Inggris seperti Blueboy, Ride, Shed Seven, Another Sunny Day, Bluetones, Blur, dan Midsummer
  • Cheppy Roma Agustiana (Vocal,Tambourine), ber-usia 21 tahun, pandai bermain tambourine dan bernyanyi. Dan masih tercatat sebagai salah satu mahasiswa jurusan Periklanan di Universitas terkemuka di Bandung.Juga sangat terpengaruh oleh band British Pop seperti The La’s, Cast, Blur, Shed Seven, Morrissey, The Orchids dan Sex Pistols.
  • Dicky Munandar (Bass), ber-usia 21 tahun, pandai bermain bass, juga mahasiswa semester akhir jurusan Perjalanan Wisata di salah satu Universitas Negeri di Bandung. Terpengaruh oleh band-band Indie Pop seperti The Smiths, Eggstones, The Divine Comedy, The Ocean Blue, The Sundays dan Camera Obscura

ak.'sa.ra  Kemang - Jakarta
11 Januari 2008
18.30 - 22.00


For Information :
Ncut: 081321282099 / 081910404399 / 022 91321831
ncut_kekar@yahoo.com
www.myspace.com/maritimerecods
www.myspace.com/astrolab8


ddd
dThumbnaild
ddd
Hmmm,,,
Sebuah perjalanan yang tampak menarik jika ditelursuri,, hehehe,,

ada yang kelewat ga ya??
dan yang paling penting adlah "nanti apalagi ya??"

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help